Showing posts with label Karya Ilmiah. Show all posts
Showing posts with label Karya Ilmiah. Show all posts

Friday, March 4, 2016

Kiat sukses dengan Startup

KARYA ILMIAH PELUANG BISNIS
"Bisnis Startup"






DISUSUN OLEH :
NAMA : RABIN AFAN
NIM : 15.11.9188
KELAS : S1-TI 10
KELOMPOK : J



ABSTRAK


Dari perkembangan IT yang sangat pesat di Indonesia, dan mulai banyaknya para developer (programmer) yang handal dibidangnya, di tunjang dengan alat-alat berkualitas taraf pendidikan TI di Uiversitas. Para developer mulai berinovasi untuk membuat startup yang semakin memanjakan user untuk terus tetap bertahan dengan layanannya. User sekarang pandai memilah antara berbagai macam starup yang tersedia, tinggal menyikapinya sesuai kebutuhan. Ada banyak macam startup yang dibuat, seperti social media, news latter, shop online dan lain sebagainya. Para developer memiliki keahliannya masing, mulai dari fron-ends, yaitu menangani sebuahtampilan yang akan langsung dihadapi oleh user, dan back-ends, yaitu menangani sebuah teknologi yang dapat mendukung startup itu sendiri dan lebih condong dengan konfigurasi server yang akan
dipakai untuk nantinya sebuah startup bakal berjalan. Akhir-akhir ini sudah mulai bermunculan startup lokal dari Negara kita, dengan ide – ide yang berbeda dan menarik perhatian. Yang terkenal saat ini adalah bisnis online gojek.


ISI


apa itu Startup? Mungkin masih banyak orang yang belum memahami istilah ini. Kata Startup sendiri merupakan serapan dari Bahasa Inggris yang berarti tindakan atau proses memulai sebuah organisasi baru atau usaha bisnis. Menurut Wikipedia, Startup merujuk pada perusahaan yang belum lama beroperasi. Perusahaan-perusahaan ini sebagian besar merupakan perusahaan yang baru didirikan dan berada dalam fase pengembangan dan penelitian untuk menemukan pasar yang tepat.

Defenisi diatas mungkin lebih pada terminologinya, namun menurut penulis akan lebih mudah jika istilah Startup diartikan sebagai perusahaan baru yang sedang dikembangkan. Mulai berkembang akhir tahun 90an hingga tahun 2000, nyatanya istilah Startup banyak “dikawinkan” dengan segala yang berbau teknologi, web, internet dan yang berhubungan dengan ranah tersebut. istilah Startup sendiri mulai popular secara internasional pada masa buble dot-com (banyak perusahaan dot-com didirikan secara bersamaan antara tahun 1998-2000). Pada masa itu sedang gencar-gencarnya perusahaan membuka website pribadinya. Makin banyak orang yang mengenal internet sebagai ladang baru untuk memulai bisnisnya. Dan waktu itu pula lah, Startup lahir dan berkembang. Namun menurut Ronald Widha dari TemanMacet.com, Startup tidak hanya perusahaan baru yang bersentuhan dengan teknologi, dunia maya, aplikasi atau produk tetapi bisa juga mengenai jasa dan gerakan ekonomi rakyat akar rumput yang bisa mandiri tanpa bantuan korporasi-korporasi yang lebih besar dan mapan.

 Beberapa karakteristik perusahaan Startup tersebut diantaranya:
  • Usia perusahaan kurang dari 3 tahun
  • Jumlah pegawai kurang dari 20 orang
  • Pendapatan kurang dari $ 100.000/tahun
  • Masih dalam tahap berkembang
  • Umumnya beroperasi dalam bidang teknologi
  • Produk yang dibuat berupa aplikasi dalam bentuk digital
Biasanya beroperasi melalui website
Dari karakteristik tersebut mungkin nampak bahwa stratup lebih condong ke perusahaan yang bergerak di bidang teknologi dan web. Namun faktanya memang seperti itu, kini perkembangan perusahaan yang lazim dilabeli nama Stratup adalah perusahaan yang berkenaan dengan dunia tekno dan online.

Perkembangan Dunia Startup di Indonesia
Perkembangan Startup di Indonesia bisa dikatakan cukup pesat menggembirakan. Setiap tahun bahkan setiap bulan banyak founder-founder (pemilik) Startup baru bermunculan. Menurutdailysocial.net, sekarang ini terdapat setidaknya lebih dari 1500 Startup lokal yang ada di Indonesia. Potensi pengguna internet Indonesia yang semakin naik dari tahun ke tahun tentunya merupakan suatu lahan basah untuk mendirikan sebuah Startup.
Berdasarkan beberapa riset, pada tahun 2013 saja diperkirakan pengguna internet di Indonesia mencapai 70 juta orang, bisa dibayangkan berapa jumlah user internet Indonesia beberapa tahun kedepan. Selain itu daya beli masyarakat yang meningkat seiring dengan naiknya pendapatan perkapita masyarakat negeri ini ikut mempengaruhi perkembangan industri digital.
Menurut Rama Mamuaya, CEO dailysocial.net, Startup di Indonesia digolongkan dalam tiga kelompok yaitu Startup pencipta game, Startup aplikasi edukasi serta Startup perdagangan seperti e-commerce dan informasi. Menurutnya Startup game dan aplikasi edukasi punya pasar yang potensial dan terbuka di Indonesia. Hal ini dikarenakan proses pembuatan game dan aplikasi edukasi relatif mudah.
Dengan berkembangnya media sosial dan smartphone, pasar untuk mobile game dan social game semakin besar. Sementara itu untuk aplikasi atau website yang bergerak di bidang e-commerce dan informasi, Rama menilai tantangannya di Indonesia masih cukup besar dikarenakan masih minimnya penggunaan kartu kredit. Namun untuk yang berbau informasi atau berita berbagai tema, perkembangannya justru jauh lebih pesat lagi.
Di Indonesia sekarang ini telah banyak berdiri komunitas founder-founder Startup. Seperti Bandung Digital Valley (bandungdigitalvalley.com), Jogja Digital Valley (jogjadigitalvalley.com), Ikitas (www.ikitas.com) Inkubator Bisnis di Semarang, Stasion (stasion.org) wadah bagi Startup lokal kota Malang, dan masih banyak lagi yang lainnya. Dengan adanya komunitas ini tentunya akan memudahkan para founder untuk saling sharing, membimbing bahkan untuk menjaring investor. Para founder dapat pula mengikuti kompetisi yang diadakan oleh beberapa perusahaan seperti Telkom untuk menjadi investor mereka.
Hal yang paling utama untuk mendirikan Startup adalah tim yang solid, karena dengan adanya tim yang solid bisa memunculkan ide-ide baru yang kreatif dan inovatif. Dengan ide dan eksekusi yang tepat, tentunya para founder tidak akan kesulitan menarik minat masyarakat maupun mencari investor.
Dalam sebuah wawancara yang dilakukan oleh wartawan Warta Ekonomi kepada Molly Nagler (Startup Mentor di Silicon Valley), Molly mengatakan bahwa hampir semua Startup gagal, namun kegagalan itu tidak harus dipandang sebagai sesuatu yang negatif karena masih banyak sisi positif didalamnya. Maksudnya adalah jika founder Startup gagal saat melakukan eksekusi maka ia berkesempatan untuk belajar sesuatu yang baru dan ilmu baru, seperti konsep trial and error pada umumnya.
Startup-Startup lokal yang kini sudah mencetak sukses di dunia maya diantaranya Kaskus dan Urbanesia. Semoga Startup lokal Indonesia bisa terus bertambah dan berkembang sehingga bisa merambah pengguna internet internasional seperti Facebook, Twitter, dan lain-lain.

Aturan wajib membangun startup sukses


Startup merupakan tren bisnis terkini yang sedang melanda seluruh belahan dunia.Hampir semua orang berbondong-bondong membuat startup. Namun sejatinya membuat sebuah startup itu tidak mudah, meski terlihatnya sangat mudah. Begitu banyak tantangan yang harus dihadapi. Di STMIK Amikom terdapat berbagai macam pelatihan untuk mahasiswa baru guna melatih karakter dan mental untuk menghadapi persaingan dunia digital ini. sebut saja PSU (Pelatihan Super Unggul), pendidikan pancasila, ospeknya Amikom yaitu PPM (Penggalian Potensi Mahasiswa) dan Pendidikan Lingkungan Bisnis. beberapa aturan dan sikap yang patut kita contoh dari startups yang telah sukses yaitu :

1. Jangan Pernah Pekerjakan Seorang Berkarakter Buruk

Jangan pernah merekrut seseorang yang memiliki karakter tidak baik. Rekrutlah talenta-talenta terbaik untuk startup Anda. Dengan merekut talenta yang baik maka peluang kesuksesan yang akan startup Anda raih akan semakin besar. Selain itu sebuah startup harusmemiliki kultur untuk membangun lingkungan kerja yang menyenangkan, jadi idealnya semua startup haruslah merekrut talenta yang punya kompentensi bagus di bidangnya, sekaligus memiliki karakter yang baik.
Startup sukses tidak akan mengabaikan karakter seseorang hanya karena ia hebat di bidangnya. Untuk membangun tim kerja yang baik, dibutuhkan orang-orang dengan karakter baik pula. Startup Anda wajib punya aturan tegas terhadap segala bentuk kekerasan, termasuk kekerasan dalam bentuk verbal.

2. Jadikan Kompetitor Sebagai Ladang Ilmu

Kebanyakan startup hanya berfikir bagaimana membuat sebuah produk dan teknologi yang baik,namun untuk hal lainnya mereka terkesan menutup diri. Sebaiknya buka mata kepada kompetitor, atau startup dengan bisnis sejenis yang pernah ada sebelumnya.
Jangan hanya belajar dari kegagalan mereka, namun juga keberhasilan mereka. Pelajari konten mereka, kata kunci yang mereka gunakan, strategi akuisisi pelanggan, strategi pemasaran mereka. Curi idenya lalu Anda modifikasi atau kembangkan lebih jauh lagi.

3. Junjung Tinggi Perbedaan dan Keberagaman dalam Tim

Startup haruslah dapat mengakomodir perbedaan, baik itu perbedaan etnis, agama, dan pemikiran. Namun jangan sampai perbedaan itu memecah belah tim Anda. Jadikan perbedaan tersebut menjadi sebuah ide menarik sehingga startup Anda akan berjalan tidak monoton.
Resep membangun tim yang hebat salah satunya dengan mempekerjakan profesional yang memiliki latar belakang dan cara berpikir yang berbeda. Lakukan hal ini sejak awal sehingga menjadi DNA startup Anda, termasuk di dalamnya dengan mempekerjakan perempuan.

4. Lakukan Pemutusan Hubungan Kerja Dengan Cepat

Memang terkesan tidak memberikan kesempatan terhadap seseorang yang membuat kesalahan. Namun harus Anda ketahui, ada saja orang-orang yang sebenarnya tidak cocok untuk startup Anda namun lolos proses perekrutan.
Ingat, sebagai seorang pelaku startup kesalahan adalah hal yang wajar yang penting adalah cara Anda melakukan perbaikan dengan cepat dan efektif. Semakin cepat Anda mengakui kesalahan, semakin cepat juga Anda akan menemukan formula untuk memperbaikinya dan tentunya membuat Anda lebih teliti lagi.

5. Jangan Bermimpi Memiliki Budaya Kerja Yang Berlebih

Memiliki tempat olahraga menarik, tempat hiburan menarik, makanan gratis sampai dengan cara kerja yang santai, mungkin itu semua terlihat menarik dan keren. Budaya kerja seperti itu pastinya akan menarik banyak talenta untuk ikut bergabung dengan Startup Anda. Namun pastikan Anda menerapkan semua hal tersebut bagian dari satu kesatuan perusahaan yang Anda bangun.
Beri penjabaran yang jelas tentang budaya kerja perusahaan yang ingin Anda bangun, lalu biarkan tim manajerial menuangkan ke dalam kebijakan yang baik. Beri keleluasaan masing-masing divisi menjalankan timnya dalam mencapai target. Anda cukup fokus dengan bisnis.

6. Pilihlah Personil yang Memiliki Kemampuan Spesifik dan Handal

Startup Anda ingin memperkerjakan karyawan seperti untuk bagian desain web, fotografi, konten, atau desain UI usahakan jangan merekrut dengan asal tapi benar-benar pertimbangkan kemampuan dan kepribadian mereka. Hal tersebut sangat penting untuk kemajuan Startup yang Anda bangun. Jangan sampai kesalahan pemilihan sumber daya manusia membuat startup Anda hancur.

7. Lakukan Pengujian Terhadap Seluruh Sistem

Jika Anda benar-benar mendirikan Startup maka anda harus siap bereksperimen dan menguji asumsi dan hipotesis awal. Buatlah semuanya bisa dicoba dan diuji, mulai dari harga produk hingga desain. Buat lah semuanya menjadi lebih baik dari hasil feed back yang Anda dapatkan.

sumber :
Read more

Burjo Penyambung Nyawa Mahasiswa Jogja

KARYA ILMIAH PELUANG BISNIS
"Burjo dan Jogja"







DISUSUN OLEH :
NAMA : RABIN AFAN
NIM : 15.11.9188
KELAS : S1-TI 10
KELOMPOK : J




ABSTRAK


Dari tahun ke tahun jumlah pendatang yang datang ke jogja semakin besar begitu pula tidak sedikit pula yang meninggalkan jogja. Yang saya maksud disini adalah “Usaha Perguruan Tinggi” yang menjamur di kota gudheg, yang membuat kota gudheg harus rela bebagi tahta dengan kota pelajar sebagai nama panggilan kota jogja. Dimulai dengan Perguruan Tinggi Nasional seperti UGM dan UNY, Perguruan Tinggi berorientasi agama seperti UII dan UIN SUKA, Perguruan Tinggi khusus di bidang Teknologi Informasi seperti STMIK AMIKOM dan UTY.

Nah, berhubung banyaknya minat para “pembeli” yang tergiur dengan tawaran dari perguruan tinggi mengakibatkan dari tahun ke tahun semakin meningkat orang-orang yang datang ke jogja. Dan itu di awasi ketat oleh para AA yang berasal dari jawa barat untuk berinvestasi warung makan murah yang terkenal dengan warung Bubur Ijo atau disingkat BURJO.

ISI


JOGJA–Jogja sebagai Kota Pelajar tak hanya identik dengan angkringan tapi juga warung bubur kacang ijo alias burjo. Bisnis makanan murah khas pedagang asal Jawa Barat ini terus mengalir di Jogja. Hingga kini tercatat sekitar 2000-an pedagang burjo di Kota Gudeg dengan omzet per hari mencapai hingga jutaan rupiah.
gambar. salah satu menu burjo
Era 1990-an keberadaan burjo tak seramai saat ini. Kala itu ekspansi pedagang yang kebanyakan berasal dari daerah Kuningan, Jawa Barat ini baru dimulai. Namun kini jumlahnya mencapai ribuan. Bisnis usaha mikro ini eksis berkat kehadiran mahasiswa yang belajar di Jogja. Burjo yang letaknya strategis di permukiman mahasiwa, omzet per hari bisa mencapai jutaan rupiah. Kalau letaknya nggak strategis paling ratusan ribu.
Keberhasilan para pedagang burjo di Jogja menurutnya tersebar dari mulut ke mulut di daerahnya di Kuningan, sehingga banyak yang mencoba mengadu nasib ke Jogja. Para pedagang ini pun kini mulai berjejaring dengan membentuk paguyuban di antaranya PPKW. Saat ini tercatat sebanyak 300 pedagang burjo sudah tergabung dalam lembaga itu.
gambar. menyediakan berbagai jenis rasa minumaan
Meski namanya adalah warung burjo alias warung bubur kacang hijau, namun di tempat mungil nan sederhana ini tersedia puluhan menu khas kantong mahasiswa dengan rasa yang hampir senada antara warung yang satu dengan warung lainnya. Kepopuleran warung burjo memang tak perlu dipertanyakan lagi. Warung yang menghiasi banyak sudut kota gudeg ini seolah tak pernah kehilangan pesona bagi ratusan atau bahkan ribuan mahasiswa yang hilir mudik ke Jogja setiap tahunnya. Tempat yang umumnya dilengkapi dengan televisi model jadul berukuran mini ini tak hanya cocok sebagai tempat kongkow yang murah meriah namun juga dapat dijadikan alternatif pengusir rasa lapar yang setiap saat dapat mendera. Semakin dekat dengan lokasi universitas, umumnya semakin banyak pula lokasi warung burjo yang dapat Anda temui. Salah satu kawasan yang memiliki beberapa warung burjo adalah area Pogung, yang notebene cukup dekat dengan lokasi salah satu universitas negeri di Jogja.

gambar. salah satu sisi ruang burjo

Ciri Khas warung burjo ini adalah warna kuning muda serta daftar menu yang dicetak besar disertai harga tepat di dinding warung. Tidak ada ornamen mencolok, sangat sederhana dan rapi. Untuk ukuran luas warung, sangat beragam, dari seukuran rumah biasa sampai yang setingkat restaurant juga ada. Ciri khas lainnya adalah para pemilik warung burjo yang kebanyakan dari jawa barat, jadi aksen sunda akan sering anda dengar di warung burjo.

Gambar. menunya dengan nama "nakal"

Selain bubur kacang hijau, tempat ini menawarkan menu nasi seperti nasi telur, nasi kornet dan nasi sarden. Beragam menu nasi yang ditawarkan biasanya diberi tambahan berupa oseng-oseng atau tumis tempe dan kacang panjang. Selain murah, menu nasi di warung burjo terkenal memiliki porsi yang besar sehingga satu porsi saja Anda pasti sudah kenyang. Tak hanya itu, tempat andalan jutaan mahasiswa ini juga menawarkan beragam olahan mie instan yang dinamai cukup jenaka. Ada Indomie Tante alias indomie tanpa telur, intel goreng, intel rebus, mie dog-dog, mie tek-tek dan masih banyak lagi. Intel merupakan singkatan sejuta umat yang meiliki arti Indomie telur.

Selain itu, di meja depan warung burjo biasanya disediakan aneka gorengan murah meriah seperti tempe tepung, bakwan, tahu susur dan olahan berbahan singkong seperti limpung dan molen. Satu buah gorengan biasanya dijual 500 hingga seribu rupiah saja. Tak hanya menawarkan beragam makanan pengusir rasa lapar, tempat ini juga menawarkan beragam minuman seperti teh ataupun jeruk panas ataupun dingin, kopi dan beragam minuman kemasan aneka rasa lainnya. Dengan 10 ribu rupiah saja Anda sudah dapat mencicipi beberapa menu khas burjo yang tersohor itu. Menariknya lagi, warung sejuta umat ini  buka setiap saat alias memiliki jam operasionalnya 24 jam non stop. Jadi kapanpun Anda lapar, warung burjo dapat menjadi salah satu alternatif pengusir rasa lapar yang murah meriah.




Referensi
  1. http://sobatjogja.com/burjo-jogja-tempat-makan-murah-di-jogja/ 
  2. http://yogyakarta.panduanwisata.id/daerah-istimewa-yogyakarta/warung-burjo-tempat-makan-andalan-mahasiswa-jogja/ 



Read more