Showing posts with label bisnis. Show all posts
Showing posts with label bisnis. Show all posts

Friday, March 4, 2016

PC Mungil dengan WiFi dan Bluetooth

Beberapa hari lalu, sempat muncul bocoran informasi terkait keberadaan komputer mini Raspberry Pi terbaru generasi ketiga. Dan kini, komputer tersebut pun telah secara resmi diperkenalkan dengan nama Raspberry Pi 3 Model B. Dan seperti yang telah diberitakan sebelumnya, komputer mungil terbaru ini memberikan fitur yang tak dipunyai oleh Raspberry Pi generasi lawas. Fitur tersebut tak lain adalah keberadaan built-in WiFi dan Bluetooth.

Komputer mungil Raspberry Pi 3 Model B ini hadir dengan prosesor quad core 64-bit berkecepatan 1,2GHz yang ditunjang dengan keberadaan RAM 1GB. Performa komputer mini ini pun mengalami peningkatan hingga 50 persen dibandingkan dengan genasi sebelumnya. Terlebih lagi harga jual dari Raspberry Pi 3 Model B ini tetap dijual dengan harga sama, yakni 35 USD.
Tak hanya dari segi harga, ukuran mungil pun tetap menjadi nilai plus dari Raspberry Pi 3 Model B ini. Founder Pi Eben Upton mengatakan kalau PC mungil yang satu ini masih mempunyai desain mungil seukuran kartu kredit. Komputer ini, lanjutnya, bakal memberikan kemungkinan baru untuk membangun proyek IoT serta perangkat embedded.
Dan tentunya, keuntungan utama dari perangkat komputer mungil yang satu ini adalah pada fitur konektivitas WiFi serta Bluetooth di dalamnya. Upton pun bahkan mengatakan kalau dengan bentuknya yang mungil seperti ini, tidak mengherankan kalau dia menyebut kalau Raspberry Pi 3 Model B ini merupakan generasi pertama Raspberry yang bisa dicolokkan di belakang TV dan bakal dengan mudah terlupakan karena bentuknya yang mungil.
Bayangin saja, computer dengan harga 35 USD atau di rupiahkan kira-kira Rp.490 ribu rupiah bahkan tidak sampai setengah juta. Sebagai kampus yang ingin Global entrepreneurship, Amikom dengan “Unggul dalam Tren Informasi” tidak ingin ketinggaln. Dengan semakin berkembangnya teknologi, harga barang yang dulu ingin dibeli harus menunggu nabung setahun, kini dengan waktu yang singkat akan mudah terbeli. Dan bahkan mungkin saja dimasa yang akan datang, harga mobil Ferrari bisa sama dengan computer mini tersebut. Mungkin saja.
(BHK)



Read more

Murah yang Tidak Murahan

Lenovo Lemon 3 vs Xiaomi Redmi 3


Smartphone murah berbahan metal nampaknya kini menjadi strategi baru para vendor asal China. Tak lama setelah Xiaomi resmi merilis Redmi 3 sang tetangga Lenovo langsung menghadirkan Lenovo Lemon 3 sebagai penantang terkuat Xiaomi Redmi 3. Sejak resmi rilis pada 12 Januari 2016 lalu, Xiaomi Redmi 3 langsung ramai di bicarakan. Bagaimana tidak, smartphone entry-level seharga 1,5 Jutaan ini hadir dengan spesifikasi yang bisa dikatakan sangat tangguh, sebut saja penggunaan chipset Snapdragon 616 Octa Core, yang umumnya ada pada smartphone kelas menengah keatas. Dan Lenovo tidak rela melihat Xiaomi lama-lama bereuforia. Selang beberapa hari, Lenovo juga ikut-ikutan merilis smartphone murah berbahan metal. Spek yang dimiliki juga tak kalah tangguh seperti Layar 5.0 inchi Full HD, CPU snapdragon 616, dan kamera selfie berkemampuan 5 MP. Jika dilihat dari harganya, keduanya ditawarkan dengan harga yang sangat kompetitif yaitu 1,5 Jutaan. Lalu dari persaingan ini, smartphone manakah yang memiliki spesifikasi yang lebih bagus.

Layar

Bekalan layar Lenovo Lemon 3 dan Xiaomi Redmi 3 di level harga setara sama-sama mengusung layar berdiagonal 5.0 inchi yang luas dan cemerlang dalam panel IPS LCD capacitive touchscreen berkedalaman 16 juta warna. Namun dengan harga sebanding, layar Lenovo Lemon 3 lebih jernih dengan resolusi Full HD 1080 x 1920 pixels dengan kepadatan 441 ppi. Sementara resolusi Redmi 3 adalah HD 720 x 1280 pixels dengan kerapatan 294 ppi per inchinya. Baik Lenovo Lemon 3 maupun Xiaomi Redmi 3 sama-sama mendukung multitouch dan tidak didukung lapisan anti gores.

Desain

Untuk urusan desain Lenovo Lemon 3 vs Xiaomi Redmi 3 dengan harga bersaing ini sama-sama elegan dan terlihat mewah karena dibalut dengan material metal yang elegan. Hanya saja dimensi keduanya berbeda dimana Lenovo Lemon 3 lebih ramping dengan tebal 8 mm dalam ukuran bodi 142 x 71 mm serta bobot 142 gram. Sementara dimensi Xiaomi Redmi 3 adalah 139.3 x 69.6 mm berketebalan 8.5 mm dan berat 144 gram.

Performa

Banderolan harga Lenovo Lemon 3 vs Xiaomi Redmi 3 sebanding dengan performa yang setara pula. Sebagai ponsel killer di lini menengah kebawah, dapur pacu Lenovo Lemon 3 vs Xiaomi Redmi 3 sama-sama dipersenjatai processor Octa-core terbagi dalam Quad-core 1.5 GHz Cortex-A53 & quad-core 1.2 GHz Cortex-A53 yang dibawa chipset Qualcomm MSM8939v2 Snapdragon 616 menghasilkan performa gahar. Kinerja Lenovo Lemon 3 vs Xiaomi Redmi 3 juga sama-sama diperkuat dengan RAM 2 GB untuk multitasking tanpa lag. Sementara visual grafis Lenovo Lemon 3 vs Xiaomi Redmi 3 sama-sama menawan dengan chip grafis Adreno 405.

Sistem Operasi (OS)

Banderolan harga sejutaan dari Lenovo Lemon 3 vs Xiaomi Redmi 3 ini sama-sama menggunakan platform bawaan Android OS v5.1 Lollipop. Belum ada informasi apakah keduanya akan mendapat jatah upgrade ke Android Marshmallow apa tidak. Namun dukungan antarmuka keduanya sama-sama lembut dan menawan.

Konektivitas

Sebagai smartphone tangguh dengan harga menengah kebawah, Lenovo Lemon 3 vs Xiaomi Redmi 3 sama-sama mendukung fitur Dual SIM yang dapat siaga bersama SmartphoneLenovo Lemon 3 vs Xiaomi Redmi 3 juga sama-sama mendukung jaringan 2G GSM, 3G HSDPA dan 4G LTE dengan akses internet kencang berkecepatan hingga LTE Cat4 juga mendukung koneksi HSPA, GPRS-EDGE. Konektivitas Lenovo Lemon 3 vs Xiaomi Redmi 3 juga didukung dengan Wi-Fi, Hotspot, GPS navigasi, Browser juga fitur transfer data dari Bluetooth dan microUSB. Namun Xiaomi Redmi 3 unggul dengan port Infrared.

Kamera

Bekalan kamera yang dimiliki Lenovo Lemon 3 vs Xiaomi Redmi 3 dengan harga terjangkau di kalangan menengah bawah ini juga dilengkapi dengan kamera sebanding. Kamera belakang Lenovo Lemon 3 vs Xiaomi Redmi 3 didukung dengan resolusi 13 MP yang didukung LED Flash, HDR juga kemampuan merekam video berkualitas 1080p@30fps jernih. Lenovo Lemon 3 didukung dengan Autofocus sementara Redmi 3 didukung phase detection autofocus (PDAF) yag lebih cepat dalam mengambil titik fokus. Harga terjangkau Lenovo Lemon 3 vs Xiaomi Redmi 3 juga menawarkan kamera depan 5 MP untuk kebutuhan selfie, video call dan video chatt.

Memori dan Baterai

Ruang penyimpanan Lenovo Lemon 3 vs Xiaomi Redmi 3 sebagai dua ponsel killer di segmen entry level ini sama-sama besar dengan kapasitas internal 16 GB. Lenovo Lemon 3 memiliki slot microSD untuk perluasan hingga kapasitas 64 GB. Sementara Xiaomi Redmi 3 tidak memiliki slot microSD dan untuk ekspansi memori via microSD menggunakan slot SIM 2 mendukung kapasitas hingga 128 GB. Sementara baterai Lenovo Lemon 3 berkapasitas 2750 mAh Li-Po tanpa fast charging. Da baterai Xiaomi Redmi 3 lebih tangguh dengan kapasitas 4100 mAh Li-Ion dilengkapi fast charging.

Nah, dari wacana diatas kita bisa simpulkan bahwa produk-produk dari tiongkok yang katanya dikenal dengan murahan, dari tahun ke tahun semakin banyak peminatnya dari negara-negara berkembang bahkan menyamai korea dengan samsung dan LG nya. Konsumen dari berbagai negara ini mulai melirik produk tiongkok dikarenakan oleh berbagai hal, seperti harga yang murah dan teknologi terbaru. Namun adapula efeknya seperti, softwarenya yang tidak stabil atau dari pemakaian baterai, kamera, LCD dan lainnya. Bandingkan dengan spek yang sama misalnya produk Xiaomi dan Samsung di tinjau dari spesifikasi hampir sama dan berbeda di sektor harga. Pasti tingkat kepuasan konsumen akan cenderung ke Samsung, karena hardware dan software nya benar-benar dimaksimalkan.

Dan tidak bisa dipungkiri juga bahwa batas antara produk mahal dan yang murah dengan spesifikasi yang sama mulai terlihat agak berimbang. Tiongkok saja bisa mampu mengubah mindset bahwa "tidak semua barang murah terlihat murahan", bagaimana dengan Indonesia? bisa kita lihat, produk-produk smartphone dari tiongkok  membanjiri berbagai pasar di negara-negara asia, contohnya Xiaomi, Meizu, Vivo, Huawei, Lenovo, Oppo, ZTE, dan OnePlus. Sekarang saatnya Indonesia yang memimpin di pasar sendiri dan jangan biarkan pihak asing leluasa menguras kekayaan kita. Apalagi di Indonesia banyak terdapa perguruan tinggi yang khusus IT, sebut saja UNIKOM, STMIK AMIKOM, dan Universitas Telkom.

Read more

Bisnis Laundry

KARYA ILMIAH
LINGKUNGAN BISNIS 


"BISNIS LAUNDRY"




Disusun Oleh :


RABIN AFAN
15.11.9188
Kelompok : J




STMIK AMIKOM YOGYAKARTA 
2015/2016


ABSTRAK



sebagian orang mencuci pakaian kotor, sudah menjadi aktivitas rutin yang di lakukan setiap pekan. Tapi ada juga yang tidak mempunyai banyak waktu untuk sekedar mencuci pakaiannya. Hal inilah yang bisa Anda ambil sebagai peluang usaha membuka usaha jasa Laundry pakaian. Perkembangan teknologi yang semakin canggih serta padatnya aktivitas masyarakat perkotaan, membuat membuat mereka mereka malas untuk melakukan pekerjaan rumah tangga. Mereka ingin menghemat waktu, tenaga serta tidak mau repot-repot. Selain itu mereka juga menginginkan pakaian bersih dan wangi. Nah dengan usaha Laundry semua itu dapat didapatkan dengan biaya yang relatif murah.


Di sekitar area kampus STMIK AMIKOM yang notabene bertetanggaan dengan kampus besar seperti UII dan UPN mengakibatkan banyaknya bisnis ini menjamur, karena tidak sedikit bahkan mayoritas mahasiswa berasal bukan dari daerah jogja sendiri dan lebih memilih tinggal di sekitar kampus. Dengan melihat kondisi di atas Anda bisa membuka usaha jasa Laundry. Mengingat banyaknya orang yang ingin mengunakan jasa ini, sehingga ada kemungkinan di masa depan usaha ini akan berkembang dengan pesat. Lalu bagaimana cara membuka usaha jasa Laundry agar sukses dan bisa bertahan lama.








ISI





Memulai Usaha Laundry Kiloan


Bila Anda ingin membuka usaha laundry kiloan modal awal yang di butuhkan tidaklah terlalu besar. Anda bisa mengamati perkembangan bisnisnya, jika mengalami grafik yang selalu meningkat, maka Anda bisa mengembangkan bisnis ini lebih besar lagi. Dengan hanya modal satu mesin cuci dan juga ruangan kecil untuk tempat pelanggan menerima atau menyerahkan pakaian yang ingin dicuci maka usaha ini sebenarnya sudah bisa berjalan. Bisnis laundry adalah bisnis jasa yang super kompleks. Berikut ini ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan supaya manajemen bagus dan usaha dapat berkembang dengan wajar:

1. Konsep Usaha
Yang dimaksud konsep usaha di sini adalah apakah bisnis laundry Anda hanya sekedar melayani orang cuci baju atau Anda ingin membangun sebuah bisnis jasa laundry yang besar dan menguasai
pangsa pasar yang luas? Jika hanya sekadar melayani orang cuci baju, Anda dapat tampil apa adanya, peralatan seadanya, tenaga seadanya, hasil kerja pun seadanya. Namun jika Anda ingin membangun sebuah bisnis laundry yang besar dan menguasai pangsa pasar yang luas, Anda harus menyiapkan berbagai sarana dan prasarananya sejak awal, meskipun hal ini bisa saja akan ditertawakan orang pada awalnya. Konsep usaha ini sering saya sebut sebagai visi.



 2. Peralatan/Perlengkapan Kerja
Yang dimaksud peralatan atau perlengkapan kerja ini mulai dari mesin cuci, alat pengering, setrika listrik, meja setrika, alat pengemas, sampai dengan rak tempat menampung hasil cucian yang siap diserahterimakan ke konsumen. Dalam bisnis jasa laundry, peralatan/perlengkapan kerja ini berperan penting dalam menghasilkan kualitas hasil kerja yang baik. Di pasaran banyak tersedia peralatan dan perlengkapan kerja seperti ini. Pilihlah yang kualitasnya diatas ratarata namun harganya tetap terjangkau. Anda hanya akan dapat memilih peralatan/perlengkapan secara tepat setelah melakukan survei langsung dan melakukan uji coba. Jadi semua peralatan/perlengkapan tersebut baru akan dipakai jika sudah lolos uji coba. Inilah peran QC (Quality Control) yang Anda jalankan langsung demi mendapatkan kualitas hasil kerja yang bagus. Banyak pelaku usaha laundry rumahan menyepelekan hal ini yang mengakibatkan berbagai pemborosan.

3. Bahan Baku
Bisnis laundry membutuhkan bahan baku, mulai dari deterjen pencuci, cairan pewangi, cairan pelembut kain, sampai dengan cairan pelicin pakaian. Semua cairan ini adalah bahan kimia. Ada 3 syarat yang harus dipenuhi bahan kimia ini, yakni aman bagi kain/pakaian yang dicuci, aman bagi kulit/kesehatan karyawan dan aman bagi lingkungan (berkaitan dengan limbah). Anda harus
selektif memilihnya. Banyak pelaku usaha laundry yang menggunakan bahan baku laundry dari negeri antah berantah, asal murah, tanpa merek atau nama produsen dan tentu saja tidak diketahui apakah kandungan kimianya aman atau tidak. Tentu saja penggunaan bahan baku seperti ini dapat berakibat buruk bagi kain/pakaian yang dicuci, bagi kesehatan karyawan dan bagi lingkungan. Untuk mendapatkan bahan baku yang aman dan berkualitas, seyogyanya Anda bermitra dengan pabrikan obat kimia atau laboratoriumlaboratorium kimia milik sekolah atau universitas. Dengan cara ini, selain membangun bisnis laundry-nya, Anda juga dapat membangun bisnis bahan baku pendukungnya yang dapat diberi merek atas nama sendiri. Tentu lebih menguntungkan untuk kedepannya.

4. Tenaga Terampil
Karyawan untuk bisnis laundry bukanlah orang yang hanya bisa mencuci dengan mesin cuci dan menyetrika baju saja. Tetapi harus memiliki ketrampilan lain yang lebih spesifik, yakni memahami
cara memperlakukan baju berdasarkan bahan atau kainnya. Keteledoran karyawan yang paling sering adalah menghilangkan cucian, salah menyetrika yang menyebabkan baju mengkerut atau terbakar / tidak rapi, salah mencuci yang menyebabkan baju luntur warnanya, salah mengemas yang menyebabkan baju tertukar. Kesalahan fatal untuk bisnis jasa seperti ini tidak akan terjadi jika Anda memiliki tenaga terampil yang mengerti dan memahami deskripsi pekerjaannya dan bertanggung jawab terhadap hasil kerjanya. Semuanya bisa diperoleh melalui training dasar dan re-training. Dalam konsep bisnis disebut sebagai training berkelanjutan. 

5. Kemasan Saji
Banyak pelaku usaha laundry bertindak semena-mena terhadap konsumen dengan mengemas hasil cucian seadanya (menggunakan plastik bekas). Ini tindakan ceroboh paling parah yang menyebabkan usaha laundry itu tidak berkembang. Padahal kunci suksesnya sangat mudah, kemaslah secara menarik maka konsumen pun akan berterimakasih dan datang kembali berturut-turut membawa cucian yang lebih banyak. Pengemasan harus dilakukan dengan rapi, menghindari kontaminasi dengan udara luar untuk mencegah debu menempel, dan berikanlah tas yang beridentitas bisnis kita sebagai langkah promosi murah meriah.

6. Kualitas Hasil Kerja
Banyak pelaku usaha laundry yang asal cuci. Akibatnya, baju yang dicuci di laundry tersebut makin lama bukannya makin cemerlang warnanya, tetapi makin buram dan terlihat kotor. Bahkan banyak baju yang berbau tidak sedap. Mengapa bisa demikian? Ini disebabkan proses kerja yang tidak benar. kualitas hasil kerja yang baik itu ditentukan dari bahan baku berkualitas dan proses finishing yang baik. Kuncinya adalah baju kotor yang dicuci di laundry kita harus lebih bersih daripada sebelumnya. Prinsipnya, jika konsumen mendapati bajunya makin bersih dan wangi tiap habis dicuci ditempat laundry Anda, pasti konsumen itu akan kembali lagi dengan sukarela. 

7. Fasilitas Layanan Dan Garansi
Jika konsumen sudah rela memberikan rezeki untuk kita, apa yang kita lakukan untuk konsumen? Satu-satunya yang fair adalah memberikan fasilitas layanan dan garansi atas kualitas hasil kerja kita. Fasilitas layanan yang paling umum adalah antar jemput gratis. Sedangkan garansi yang paling umum adalah mengganti cucian yang hilang atau rusak dengan nilai rupiah tertentu.
Apakah konsumen merasa diuntungkan dengan hal tersebut? TIDAK! Konsumen laundry hanya akan diuntungkan jika baju-baju kotornya kembali dalam kondisi lebih bersih. Jadi, jangan sekali-sekali mengunggulkan fasilitas layanan dan garansi sebagai senjata utama untuk merangkul hati konsumen. Fasilitas layanan dan garansi hanyalah sebatas pemanis saja dalam bisnis laundry kita.



8. Pengelolaan Pelanggan 
Banyak pelaku usaha laundry tidak mampu eksis dalam jangka panjang karena tidak mampu mengelola pelanggan. Mengelola pelanggan di sini bukanlah dengan cara rutin menelepon
pelanggan dan meminta baju-baju kotornya untuk dicucikan. Pengelolaan pelanggan di sini diartikan dalam lingkup yang lebih luas sebagai ciri khas usaha jasa, yakni memberikan kualitas
hasil kerja yang terbaik untuk konsumen dan membuat konsumen merasakan ketergantungan dengan bisnis laundry kita. Jadi, di sini konsumen yang tergantung kepada kita, bukan kita yang tergantung kepada konsumen.  Berikanlah pelayanan ekstra seperti memberikan pilihan minyak wangi, anti kusut, pelayanan antar jemput. Selain itu dalam usaha jasa laundry ketepatan waktu adalah hal yang mutlak Anda jaga. Jangan sampai pelanggan Anda kecewa karena pakaian yang mereka cuci tidak diselesaikan dengan tepat waktu. Buatlah pelanggan Anda cinta mati agar tidak berpindah ke kompetitor.

Rintangan dalam menjalani usaha laundry  

Setiap menjalankan sebuah usaha hambatan dan juga rintangan bisa datang sewaktu-waktu. Tidak menutup kemungkinan halangan itu juga menimpa bisnis laundry Anda. Berikut ini beberapa halangan-halangan yang biasanya menimpa usaha jasa laundry.
  1. Banyaknya kompetitor yang membuka usaha serupa. Persaingan dalam bisnis adalah hal yang biasanya, oleh karena itu menjaga hubungan baik dengan pelanggan harus tetap dijaga. Berikan pelayanan yang baik agar pelanggan puas dan mau balik lagi.
  2. Pelanggan biasanya meminta waktu pengerjaan yang cepat. Maka dari itu bila dalam kondisi yang ramai maka perlu mengatur waktu agar tidak mengganggu pelayanan terhadap pelanggan.
  3. Masyarakat yang sudah mempunyai mesin cuci sendiri, sehingga mengurangi potensi pelanggan Anda.




Referensi
Read more